Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Badko TKA-TPA Rayon Mergangsan   Leave a comment

ANGGARAN DASAR

BADAN KOORDINASI TKA-TPA

RAYON MERGANGSAN

BAB I

NAMA DAN KEDUDUKAN

Pasal 1

  1. Lembaga ini bernama Badan Koordinasi Taman Kanak-kanak Al Qur’an dan Taman Pendidikan Al Qur’an Rayon Mergangsan, disingkat BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan. (MDA/TQA  termasuk di dalamnya)
  2. BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan merupakan wahana koordinasi pembinaan, komunikasi dan kerjasama TKA-TPA se-kecamatan Mergangsan
  3. BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan tidak berafiliasi (mengarah) kepada organisasi masyarakat /organisasi politik tertentu.

Pasal 2

  1. BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan didirikan pada tanggal 28 Oktober 1990.
  2. BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan berkedudukan di wilayah kecamatan Mergangsan, Yogyakarta.

BAB II

ASAS DAN TUJUAN

Pasal 3

BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan berasaskan Islam

Pasal 4

BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan bertujuan untuk mengoordinir, membina dan meningkatkan kualitas pengelolaan TKA-TPA di Rayon Mergangsan.

BAB III

BIDANG DAN KEGIATAN

Pasal 5

Untuk mencapai tujuan tersebut di Pasal 4, BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan mempunyai Bidang dalam organisasi antara lain:

  1. Bidang Pengembangan Unit.
  2. Bidang Pengembangan Jaringan.
  3. Bidang Supervisi.

Pasal 6

BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan mempunyai kegiatan antara lain:

  1. Menyelenggarakan koordinasi, pembinaan dan pengembangan terhadap pengelolaan TKA-TPA di Rayon Mergangsan
  2. Menyelenggarakan kegiatan, pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan TKA-TPA Rayon Mergangsan.
  3. Mengadakan supervisi terhadap TKA-TPA di Rayon Mergangsan dan menindaklanjutinya

BAB IV

STRUKTUR ORGANISASI

Pasal 7

Pengurus BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan adalah perwakilan dari unit TKA-TPA se-kecamatan Mergangsan.

Pasal 8

  1. Pengurus BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan terdiri dari 1 orang ketua, 2 orang sekretaris, 2 orang bendahara, 3 koordinator bidang beserta anggotanya.
  2. BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan dapat memohon kepada Pejabat, Ulama, Tokoh Masyarakat dan Senior BADKO Mergangsan untuk duduk sebagai Pelindung, Pembina, Pengasuh, Penasehat dan Dewan Pakar.

BAB V

HAK DAN KEWAJIBAN

Pasal 9

  1. Hak anggota adalah:
  1. Menyatakan pendapat, memilih dan dipilih dalam kepengurusan BADKO    TKA-TPA Rayon Mergangsan
  2. Mendapat pembinaan dan mengikuti setiap kegiatan yang  melibatkan anggota.
  1. Kewajiban anggota adalah:

a. Menaati Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga BADKO TKA-TPA  Rayon Mergangsan

b.  Menjaga nama baik organisasi

c. Melaksanakan program kerja yang telah diamanatkan dalam Musyawarah   Kerja

d. Membina dan mengembangkan unit TKA-TPA masing-masing dengan sebaik-baiknya.

BAB VI

MUSYAWARAH

Pasal 10

Musyawarah dalam BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan terdiri atas:

    1. Musyawarah Rayon
    2. Musyawarah Luar Biasa
    3. Rapat Kerja
    4. Rapat Pengurus Lengkap
    5. Rapat Pengurus Harian
    6. Rapat Bidang

BAB VII

MASA JABATAN

Pasal 11

Pengurus BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan diangkat untuk masa jabatan 4 tahun dan sesudahnya dapat diangkat kembali (maksimal 2 periode).

Pasal 12

Anggota Pengurus BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan berhenti dari jabatan karena antara lain:

  1. Meninggal dunia
  2. Berakhir masa jabatan
  3. Diberhentikan
  4. Mengundurkan diri

BAB VIII

KEUANGAN

Pasal 13

Sumber keuangan BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan terdiri dari:

  1. Infaq dari seluruh TKA-TPA se-kecamatan Mergangsan
  2. Infaq donatur dan dermawan
  3. Bantuan Pemerintah, lembaga dan organisasi yang tidak mengikat
  4. Usaha-usaha yang halal dan sah.

BAB IX

TENTANG PERUBAHAN ANGGARAN DASAR

Pasal 14

Anggaran Dasar ini hanya bisa diubah oleh Musyawarah Rayon BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan.

BAB X

PENUTUP

  1. Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar akan diatur dalam Anggaran Rumah Tangga
  2. Anggaran dasar ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di  : Mergangsan, Yogyakarta

Pada tanggal   : 18 Desember 2009

Ketua Sidang                                                             Sekretaris Sidang

Ahmad Mustholeh Aan Dulhadi

ANGGARAN RUMAH TANGGA

BADAN KOORDINASI TKA-TPA

RAYON MERGANGSAN

BAB I

Pasal 1

WAKTU DAN KEDUDUKAN

  1. Badan Koordinasi Taman Kanak-kanak Al Qur’an dan Taman Pendidikan Al Qur’an Rayon Mergangsan, selanjutnya disingkat BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan didirikan pada tanggal 28 Oktober 1990.
  2. BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan berkedudukan di wilayah Kecamatan Mergangsan, Yogyakarta.

BAB II

Pasal 2

ASAS DAN DASAR

BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan berasaskan Islam berlandaskan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Swt. sesuai Al Qur’an dan As-Sunnah, menjunjung tinggi ukhuwah Islamiyah.

BAB III

Pasal 3

KEANGGOTAAN

  1. Anggota BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan adalah unit TKA-TPA yang berada di wilayah Kecamatan Mergangsan
  2. Setiap unit TKA-TPA yang menjadi anggota BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan berhak mendapat piagam keanggotaan dari BADKO TKA-TPA Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
  3. BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan akan mendaftarkan semua unit TKA-TPA yang terdaftar ke BADKO TKA-TPA Kota Yogyakarta dan diteruskan ke BADKO TKA-TPA Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pasal 4

HAK DAN KEWAJIBAN ANGGOTA

1. Hak anggota adalah:

  1. Menyatakan pendapat atau saran untuk kemajuan BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan
  2. Memberikan suara dalam pemilihan pengurus BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan
  3. Mengirimkan utusan untuk memilih dan dipilih sebagai Pengurus BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan
    1. Mendapat pembinaan dan mengikuti setiap kegiatan yang melibatkan anggota.

2. Kewajiban anggota adalah:

a.  Menaati Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga BADKO TKA-TPA  Rayon Mergangsan

b.  Menjaga nama baik dan kehormatan BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan

c.  Mentaati keputusan dan peraturan BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan

d. Mengikuti dan melaksanakan setiap kewajiban serta amal usaha BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan.

Pasal 5

PEMBERHENTIAN ANGGOTA

  1. Keanggotaan BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan berakhir apabila unit TKA-TPA dalam waktu satu tahun tidak mengadakan kegiatan pendidikan atau membubarkan diri.
  2. Pemberhentian anggota dilakukan berdasarkan atas masukan dan pertimbangan melalui Rapat Kerja Lengkap
  3. Pemberhentian keanggotaan diberikan dalam surat resmi oleh BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan.

BAB IV

Pasal 6

STRUKTUR LEMBAGA

  1. BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan
    1. Unit TKA-TPA

BAB V

Pasal 7

KEBERADAAN

  1. BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan disahkan keberadaannya dan bertanggung jawab kepada BADKO TKA-TPA Kota Yogyakarta
  2. BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan membawahi unit TKA-TPA di kecamatan Mergangsan.

BAB VI

Pasal 8

KEPENGURUSAN

  1. Pengurus BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan terdiri 1 orang ketua, 2 orang sekretaris dan 2 orang bendahara,3 koordinator bidang dibantu anggotanya.
  2. BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan dapat memohon kepada pejabat, ulama, tokoh masyarakat dan Senior BADKO Mergangsan untuk duduk sebagai Pelindung, Pembina, Pengasuh, Penasehat dan Dewan Pakar.

BAB VII

Pasal 9

PERGANTIAN KEPENGURUSAN

  1. Masa jabatan pengurus BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan adalah empat tahun
  2. Kepengurusan BADKO TKA-TPA ditetapkan di dalam musyawarah
  3. Pengurus BADKO TKA-TPA yang telah habis masa jabatannya masih harus menjalankan tugasnya sampai dilakukannya serah terima jabatan dengan pengurus yang baru
  4. Pelaksanan serah terima jabatan Pengurus BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan dilakukan dalam forum resmi yang dihadiri oleh Ketua-Ketua unit, anggota formatur dan pihak-pihak yang berkompeten
  5. Setiap pergantian kepengurusan harus diupayakan untuk dapat menjamin efisiensi dan penyegaran kepengurusan dengan masuknyakader-kader baru

BAB VIII

Pasal 10

PEMILIHAN PENGURUS

  1. Untuk melaksanakan pemilihan pengurus baru harus dibentuk Panitia Pemilihan berdasarkan musyawarah rayon dan diangkat untuk sekali pemilihan
  2. Syarat untuk dapat dicalonkan sebagai pengurus adalah:

–       Telah menjadi ustadz/ustadzah atau aktivis TKA-TPA minimal satu tahun dan mempunyai komitmen terhadap perjuangan Islam dan tujuan BADKO TKA-TPA

–       Bersedia dan berkemampuan menjalankan tugas-tugas kepengurusan

–       Berakhlak terpuji

–       Mendapat persetujuan dari Unit yang ditandai dengan adanya surat mandat  untuk pengurus tingkat Rayon

BAB IX

Pasal 11

PELAKSANAAN PEMILIHAN

  1. Pemilihan Pengurus dapat dilakukan dengan dua cara:
  1. Secara langsung dengan pengambilan suara
  2. Dengan menunjuk formatur atas dasar musyawarah
  1. Tata tertib pemilihan dibuat oleh Musyawarah Pengurus  BADKO TKA-TPA                        dalam peraturan tersendiri
  2. Tata tertib pemilihan ditetapkan oleh Sidang Pleno Musyawarah

BAB X

Pasal 12

PEMBERHENTIAN PENGURUS

  1. Jabatan kepengurusan dinyatakan berakhir bila:
  1. Habis masa jabatan/periode
  2. Pengurus yang bersangkutan meninggal dunia
  3. Mengundurkan diri
  1. Pemberhentian pengurus dilakukan setelah dipertimbangkan dalam musyawarah
  2. Pemberhentian Pengurus dikukuhkan dengan surat resmi

BAB XI

Pasal 13

PROGRAM KERJA

  1. Untuk mencapai maksud dan tujuan lembaga maka disusunlah program kerja yang ditetapkan berdasarkan musyawarah untuk paling lama satu masa jabatan
  2. Untuk menjaga ketertiban dan kelancaran lembaga maka harus dibentuk bidang-bidang sesuai dengan tingkat kebutuhan

BAB XII

Pasal 14

PERMUSYAWARATAN

Permusyawaratan BADKO TKA-TPA terdiri dari:

  1. Musyawarah Wilayah
  2. Musyawarah luar biasa
  3. Rapat kerja
  4. Rapat pengurus
  5. Rapat pengurus harian
  6. Rapat Bidang

BAB XIII

Pasal 15

MUSYAWARAH BADKO

  1. Musyawarah diadakan atas undangan Pengurus
  2. Undangan dan agenda musyawarah dikirim kepada yang bersangkutan paling lambat tiga hari sebelumnya
  3. Musyawarah dianggap sah tanpa memandang jumlah hadirin asal undangan secara resmi sudah disampaikan
  4. Musyawarah dihadiri oleh:
  1. Segenap pengurus BADKO TKA-TPA yang bersangkutan
  2. Utusan BADKO TKA-TPA di atasnya untuk Musyawarah Rayon
  3. Peninjau yang merupakan undangan dari BADKO TKA-TPA
  1. Setiap peserta Musyawarah berhak atas satu suara
  2. Acara pokok Musyawarah adalah:

a. Laporan pertanggung jawaban Pengurus

b. Pemilihan Ketua atau Formatur

c. Penyusunan Program Kerja

d. Pembahasan masalah-masalah yang dianggap penting dan mendesak

e. Usulan-usulan

7.  Tata tertib Musyawarah ditetapkan oleh pengurus BADKO TKA-TPA yang  bersangkutan

8.  Pada saat Musyawarah dapat dilaksanakan kegiatan lain yang sekiranya tidak mengganggu jalannya Musyawarah

Pasal 16

MUSYAWARAH LUAR BIASA

  1. Musyawarah luar biasa diadakan untuk membahas permasalahan yang tidak dapat diselesaikan dalam Rapat Kerja, Rapat Pengurus Lengkap, atau Rapat Pengurus Harian dan tidak dapat ditunda sampai penyelenggaraan Musyawarah BADKO TKA-TPA.
  2. Keputusan Musyawarah Luar Biasa sama kedudukannya dengan Musyawarah BADKO TKA-TPA.

Pasal 17

RAPAT KERJA

  1. Rapat kerja diadakan oleh pengurus
  2. Acara Rapat Kerja ditentukan oleh pengurus
  3. Rapat Kerja membahas kebijaksanaan atau program kerja hasil Musyawarah BADKO TKA-TPA sesuai dengan tugas bidang masing-masing.
  4. Keputusan Rapat Kerja berlaku setelah disahkan oleh pleno rapat dan diserahkan kepada pengurus BADKO TKA-TPA

Pasal 18

RAPAT PENGURUS LENGKAP

  1. Rapat pengurus lengkap diadakan oleh pengurus harian.
  2. Rapat Pengurus Lengkap membahas konsolidasi dan ketertiban administrasi serta permasalahan pelaksanaan program kerja berskala besar.

PASAL 19

RAPAT PENGURUS HARIAN

  1. Rapat Pengurus harian diadakan oleh pengurus harian.
  2. Rapat pengurus harian membahas konsolidasi dan ketertiban administrasi serta permasalahan pelaksanaan program kerja berskala besar.

Pasal 20

RAPAT BIDANG

  1. Rapat Bidang diadakan oleh setiap pengurus Bidang atas sepengetahuan Pengurus Harian
  2. Acara Rapat Bidang ditentukan oleh Pengurus Bidang yang bersangkutan
  3. Rapat Bidang membahas pelaksanaan program yang telah diputuskan dalam Musyawarah Kerja
  4. Keputusan Rapat Bidang berlaku apabila telah disahkan oleh Pengurus Harian dan diserahkan kepada Pengurus Bidang.

BAB XIV

Pasal 21

KEPUTUSAN

  1. Keputusan diusahakan dengan suara bulat mufakat
  2. Pengambilan keputusan melalui suara (voting) baik dengan suara , mutlak atau lebih dari separuh jumlah peserta musyawarah yang memiliki hak suara adalah sah.
  3. Apabila pungutan suara menghasilkan jumlah suara yang sama maka dapat diulangi dengan terlebih dahulu masing-masing pihak diberi kesempatan untuk menambah penjelasan apabila tetap diperoleh suara yang sama, maka permasalahannya dapat diserahkan kepada Pengurus BADKO TKA-TPA diatasnya atau dibentuk panitia Ad Hock bagi musyawarahtingkat propinsi atau ditunda atau dibekukan.

BAB XV

Pasal 22

LAPORAN TAHUNAN

Setiap Pengurus BADKO TKA-TPA berkewajiban untuk membuat laporan tahunan yang isinya minimal terdiri dari:

  1. Kelembagaan
  2. Amal Usaha
  3. Administrasi
  4. Inventaris
  5. Kegiatan
  6. Problematika
  7. Usulan-usulan
  8. Lain-lain

BAB XVI

Pasal 23

KEUANGAN

  1. Kegiatan BADKO TKA-TPA dibiayai dana yang bersumber dari:
  1. Infak TKA-TPA
  2. Amal Usaha BADKO TKA-TPA yang sah dan halal
  3. Bantuan, infaq atau donator dan instansi yang tidak mengikat.
  1. Besarnya infak bagi unit ditentukan dalam musyawarah dengan ketentuan distribusi memperhatikan perimbangan bagi BADKO TKA-TPA Rayon
  2. Penarikan infak dilakukan oleh BADKO TKA-TP­­­­­­­­­A dan hasilnya dilaporkan BADKO TKA-TPA Kota untuk dilanjutkan kepada BADKO PROPINSI
  3. Setiap tahun diadakan perhitungan kas milik BADKO TKA-TPA Rayon dilaporkan dalam musyawarah BADKO TKA-TPA Rayon
  4. Jika dianggap perlu maka Pengurus dapat membuat tim pemeriksa keuangan

BAB XVII

Pasal 24

PERUBAHAN ANGGARAN RUMAH TANGGA

  1. Anggaran Rumah Tangga dapat diubah oleh Musyawarah BADKO TKA-TPA Rayon Mergangsan Yogyakarta
  2. Dalam keadaan mendesak dan sangat penting demi kelangsungan dan kelancaran aktivitas lembaga, Pengurus dapat mengubah Anggaran Rumah Tangga dalam Rapat Pengurus Lengkap.

BAB XVIII

Pasal 25

KETENTUAN LAIN

  1. BADKO TKA-TPA menggunakan dua penanggalan yaitu: Tahun Hijriyah dan Tahun Miladiyah (masehi) dalam surat menyurat dengan penempatan posisi penulisan mendahulukan tahun Hijriyah
  2. Pelaksanaan surat menyurat resmi ditandatangani oleh Ketua umum bersama Sekertaris, sedangkan surat menyurat rutin dan administrasi dapat hanya ditanda tangani oleh sekretaris saja
  3. Administrasi keuangan ditandatangani oleh Ketua Umum bersama Bendahara
  4. Koordinator Bidang berhak menandatangani surat-surat rutin dan administrasi Bidang

BAB XIX

Pasal 26

PENUTUP

  1. Segala ketentuan yang bertentangan dengan Anggaran Rumah Tangga dinyatakan tidak berlaku terhitung sejak disahkannya Anggaran Rumah Tangga ini
  2. Segala sesuatu yang belum diatur dalam Anggaran Rumah Tangga ini akan diatur dalam aturan berikutnya berdasarkan Musyawarah dengan memperhatikan saran yang masuk
  3. Hal-hal yang memerlukan pengaturan pelaksanaan Anggaran Rumah Tangga ini akan dituangkan dalam peraturan-peraturan tersendiri.

Ditetapkan di  : Mergangsan, Yogyakarta

Pada tanggal   : 18 Desember 2009

Ketua Sidang                                                              Sekretaris Sidang

Ahmad Mustolih Aan Dulhadi

Posted Desember 26, 2009 by badkomergangsan in Pengurus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: