Pelatihan Supervisi dan Problem Solving TKA-TPA   Leave a comment

kalam lllahi

pembukaan kalam lllahi

Karanganyar – Bertempat di Ruang Kecamatan Mergangsan Ahad (7/2), Badko TKA-TPA Mergangsan mengadakan kegiatan ‘Pelatihan Supervisi sekaligus Sharing dan Problem Solving TKA-TPA. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mencari pemecahan masalah yang ada di TKA-TPA. Selain itu juga agar masing-masing direktur tahu apa itu supervisi dan apa saja penilaian dari supervisi yang nantinya bisa mewujudkan sebuah TKA-TPA yang baik.
Sekitar 35 orang perwakilan unit TKA-TPA mengikuti acara yang diisi oleh Bapak Oki Subekti, S.E dari Badko TKA-TPA Provinsi DIY. Beliau adalah ketua III yang membawahi bidang supervisi. Acara dimulai pada pukul 08.30 WIB dengan dipandu Aan sebagai pembawa acara dan tilawah oleh Anan. Pada kesempatan itu juga hadir M. Muhsonef, S.HI untuk memberikan sambutan. Beliau mengungkapkan bahwa ustadz-ustadzah merupakan salah satu pilar pokok dalam pembelajaran TKA-TPA, sehingga kualitas dari TKA-TPA tergantung juga dari kualitas ustadz-usadzah yang mengajar.

Sambutan Ketua Badko Kota

Dan diharapkan dengan pelatihan supervisi ini bisa membuat TKA-TPA memiliki masukan yang baik untuk mewujudkan TKA-TPA yang berkualitas dan generasi TKA-TPA menjadi generasi yang membanggakan. Selain itu beliau juga menaruh apresiasi terhadap kegiatan-kegiatan yang telah diadakan seperti pengajian Siluet dan sebagainya. Juga Badko TKA-TPA bisa menjalin kerja sama dengan lembaga pemerintah seperti kecamatan dan KUA.
Pada acara session pertama yaitu Pelatihan Supervisi, bapak Oki Subekti menjelaskan mengenai supervisi, apa dan bagaimana sebuah unit disupervisi. Supervisi sendiri bukanlah sebuah penilaian dengan cara inspeksi tetapi lebih pada pembinaan agar unit dapat sampai pada pencapaian yang diinginkan. Hal-hal yang dibina meliputi administrasi, SDM, sarana dan kegiatan. Unit TPA nantinya dapat digolongkan menjadi golongan A, B atau C. Supervisi tingkat lanjut nantinya akan mendapat akreditasi. Pada session yang kedua yaitu tanya jawab, banyak pertanyaan tentang permasalahan di TKA-TPA yang diajukan oleh ustadz-ustadzah.

Para Peserta

Seperti mengenai kekurangan ustadz, bagaimana mencari pengajar dari lokal, pengelola yang tidak sinergi dengan pengajar, pendanaan, pengajar yang masih usia sekolah, dan kelulusan iqro’. Yang pada intinya semua menginginkan solusi dan menjadikan TKA-TPA yang berkualitas.

Posted Februari 20, 2010 by badkomergangsan in event

Tagged with

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: